Pantai Jungwok

Pantai Jungwok, Namanya mungkin akan sangat asing terdengar. Tapi begitu Anda menyaksikan pemandangannya, pasti tak akan pernah lupa dengannya.

Anda pasti tidak akan percaya jika pantai ini berada di Gunung Kidul, sebab pemandangannya seakan membuat Pantai Jungwok berada di pelosok. Pantai ini masih sangat bersih, bahkan bisa dikatakan masih perawan. Jelas saja, pantai yang terletak di Gunung Kidul, ini aksesnya memang cukup sulit.

pantai jungwok

pantai jungwok wonosari

Wisatawan harus menyusuri ladang milik penduduk sekitar yang cukup melelahkan. Akan tetapi, pemandangan yang indah pasti membuat perjalanan tidak akan terasa jauh. Alamnya sangat asri, penduduk sekitar juga ramah menyapa tiap wisatawan.

Sesampainya di Pantai Jungwok, Anda langsung disambut dengan batu karang yang menjulang tinggi. Warna hitamnya membuat batu tersebut terlihat sangat kokoh walaupun ombak besar selalu menerjang. Kecantikannya cocok untuk dijadikan destinasi saat Anda mengunjungi Yogyakarta.

Pantai Jungwok_1

karang pantai jungwok_1

Pantai Jungwok_2

karang pantai jungwok_2

Pantai Ngrenehan

Pantai ngrenehan  dikelilingi bukit kapur yang menjadi daya tariknya. Pasir pantai yang putih dan air laut yang berwarna hijau kebiruan membuat suasana sangat sempurna. Terlebih, ombak di sini tidak terlalu kencang.

Pantai Ngrenehan

pantai ngrenehan

Di sini, kita bisa melihat kegiatan para nelayan dan bahkan bisa menikmati ikan hasil tangkapannya. Di Pantai Ngrenehan memang disediakan rumah makan yang menyuguhkan aneka makanan laut, tentu saja semua hasil melaut para nelayan di pantai ini. Jangan tanya soal rasa, karena Anda pasti akan ketagihan.

Pantai Drini

Pantai Drini merupakan pantai yang berdekatan dengan Pantai Kukup dan Pantai Krakal.Pantai Drini merupakan pantai yang unik, karena dalam 1 pantai terdapat 2 wajah yang berbeda. Jika di sebelah barat nampak pemandangan yang sedikit kumuh akibat menjadi tempat pelelangan ikan, maka di sisi timur terdapat sebuah pantai yang cantik berhiaskan pasir putih, ombak yang mengalun lembut, serta ikan warna-warni yang berenang di antara terumbu karang.

Di pantai sebelah timur ini terdapat sebuah teluk yang menyerupai laguna besar dan dihiasi rumput laut, karang, serta aneka biota laut. Airnya yang jernih membuat Anda bisa melihatnya dengan mata telanjang. Anda pun bisa berjalan hingga jauh ke tengah laut sebab perairan ini cukup dangkal dan ombaknya tenang. Wisatawan bisa beristirahat di gazebo-gazebo beratapkan alang-alang sembari menikmati semilir angin dan pemandangan yang indah. Jika haus atau lapar, wisatawan bisa memesan aneka olahan makanan di warung-warung yang tersedia di bibir pantai. Warung tersebut tidak hanya menyediakan fast food, namun juga menyediakan aneka olahan ikan laut. Bahkan Anda juga bisa membeli ikan langsung di nelayan dan langsung di masak di warung.

Pantai Drini ini tidak banyak berbeda dengan pantai- pantai disebelahnya dimana pantai ini masih memiliki pasir yang putih bersih dengan dibatasi oleh bukit-bukit kapur dan karang-karang yang kecil yang terletak menjorok dari bibir pantai.

pantai_drini

pantai drini

Diatas karang tersebut dibangun mercusuar dan bila anda bisa sampai kesana dan naik keatas maka anda kan melihat pemandangan laut dari atas.

Mengenal Pantai Drini

Ada sebuah cerita yang diyakini masyarakat setempat bahwa Bengawan Solo dulunya bermuara di laut selatan, tepatnya di pantai Sadeng dan pantai Drini. Karena terjadi peristiwa alam dan geologi dengan terdesaknya lempeng Australia mengakibatkan aliran sungai dari Bengawan Solo beralih ke arah utara menuju Gresik. Situs atau jejak aliran purba Bengawan Solo ini masih bis dilihat di kawasan Pantai Drini.

Pantai Drini memiliki sebuah pulau karang berdiri tak jauh dari bibir pantai, pulau itulah dikenal dengan nama Pulau Drini.  Konon di pulau ini banyak tumbuh pohon santigi yang oleh penduduk lokal disebut tanaman Drini yang dapat menangkal bisa ular. Itulah sebabnya pantai ini dikenal dengan nama Pantai Drini. Sebuah sungai kecil memisahkan pantai dan Pulau Drini, meski begitu wisatawan tetap bisa naik ke Pulau Drini dengan melintasi tangga beton dan jalan bambu. Tarif yang dikenakan adalah Rp 1.000 per orang. Namun jika tidak ada penjaga wisatawan bisa naik ke Pulau Drini gratis.

Dari pulau ini wisatawan bisa melihat ombak yang bergulung-gulung di lautan lepas dan juga pemandangan Pantai Drini yang dihiasi gazebo beratapkan alang-alang serta deretan perahu nelayan warna-warni.  Sebuah menara menghiasi pulau ini. Jika datang di pagi hari, wisatawan bisa melihat sunrise yang indah dari atas Pulau Drini. Namun ada satu hal yang harus diperhatikan. Tatkala air laut pasang, akses menuju Pulau Drini akan tertutup oleh air laut sehingga wisatawan tidak bisa menyeberang. Karena itu Anda harus jeli memanfaatkan waktu supaya tidak terjebak.

Lokasi

Pantai Drini ini terletak di Desa Ngestiharjo, Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta.

Akses

Pantai ini sebenarnya terletak diantara Pantai Kukup dan Krakal, karena tempatnya tidak berada disisi jalan maka tidak banyak para wisatawan yang berkunjung di pantai ini. Dari Jalan raya, anda harus masuk sekitar 400 meter dan sampailah di Pantai Drini

Pantai Drini dapat dicapai berjarak 3 km dari pantai Kukup. Dari Yogyakarta berjarak sekitar 65 km dapat ditempuh dengan waktu 3 jam. Sedangkan bila dari Wonosari hanya berjarak 21 km.

Pantai Sepanjang

sesuai dengan namanya karena memiliki garis pantai terpanjang diantara diantara pantai pantai lainnya di wilayah kabupaten Gunungkidul. Pantai ini segaris dengan pantai Sundak, Kukup, Baron yang menawarkan pemandangan keindahan pantai dengan pasir yang putih terhampar di sepanjang pesisir pantai menambah keindahan pantai ini.

Pantai ini termasuk obyek wisata yang baru di buka oleh pemkab gunungkidul terlihat dari jalan yang menuju ke bibir pantai yang berupa cor block. Akan tetapi kalau anda arahkan pandangan ke sekitar pantai ini akan terlihat pohon-pohon palem rapi berjajar si sepanjang pantai ikut memperindah keanggunan pantai ini.

Ketika air laut sedang surut akan dapat anda lihat karang-karang muncul dibibir pantai yang landai yang menjadi habitat dari aneka kehidupan biota laut. Para pengunjung dapat menemukan kerang-kerangan, ikan-ikan kecil, bintang laut, anggang laut, bulu babi dan rumput laut yang terdapat dalam cekungan atau lubang pada batu karang tersebut.

Dalam keadaan laut surut itulah biasanya para penduduk setempat menggunakan waktu tersebut untuk berburu mendapatkan rumput laut, kerang-kerangan dan lainnya untuk dikonsumsi sendiri ataupun selanjutnya diolah dan dijual kembali. Beberapa gubuk yang beratapkan daun kering berdiri di beberapa tempat di sekitar pantai menyediakan aneka makanan dan minuman yang menyediakan aneka makanan hasil laut.

Dibeberapa tempat juga terdapat gubug tempat masyarakat setempat tinggal dan bertanam di sekitar tempat tersebut. Anda akan melihat dua bukit yang pada bagian lerengnya dipakai untuk bercocok tanam oleh masyaratkat setempat seperti menanam jagung, kedelai dan lain-lain.

Di Pantai Sepanjang ini juga terdapat situs bersejarah yaitu Banyusepuh. Sesuai namanya yang berarti membasuh dengan air, maka tempat ini yang tadinya berupa mata air yang digunakan untuk memandikan atau membasuh. Penggunaan tempat ini konon dipakai oleh para wali untuk memandikan pusakanya. Situs ini sekarang tinggal kubangan kering yang ditumbuhi tanaman liar, sehingga bila tidak bertanya keberadaanya kepada penduduk setempat maka para wisatawan sulit untuk menemukan situs tersebut.

Ditempat ini kita juga bisa mendapatkan cinderamata yang terbuat dari kerang laut. Beberapa penduduk yang tinggal di pesisir pantai membuat aneka kerajinan berbahan dasar kerang. Kerajinan tersebut dapat berbentuk kereta kencana, barong, orang-orangan, jepitan.

Bila anda dapat mencari cangkang kerang sendiri di tepi pantai maka anda dapat mengoleksi hasil temuan anda sendiri dan memprosesnya lebih lanjut. Sesampainya dirumah anda dapat memulai memproses cangkang temuan anda tersebut dengan cara merendam dalam alkohol 90% dicampur dengan tembakau atau mint. Setelah direndam sehari semalam, gosoklah cangkang dengan perlahan yang akan menghilangkan lapisan luar yang berupa kapur sehingga hanya tinggal lapisan tengahnya saja. Gosokan selanjutnya akan membuat cangkang tersebut menjasi berkilau.

Lokasi

Pantai Sepanjang terletak di Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pantai ini berjarak sekitar 1 km sebelah timur pantai Kukup dan sebelah barat pantai Drini.

Akses

Jogja – Piyingan – Patuk – Sambipitu – Lanud TNI AU Gading – Siyono – Wonosari – Jalan Baron – Tanjungsari – Per3an masuk kawasan Pantai Baron ke Timur – Pintu masuk pantai Kukup ke Timur – Pantai Sepanjang.

Pantai Baron

Pantai Baron yang terletak kurang lebih 40 km dari Yogyakarta ini menyimpan pesona yang sangat indah. Kontur lembah dan sungai air tawarnya menjadi magnet tersendiri bagi wisatawan yang datang. Akses jalan menuju Pantai Baron tidaklah sulit untuk dijangkau. Bisa dibilang, infrastruktur masuk ke wilayah ini sangat baik.

2011-12-24 09.47.17

Pantai ini menebar pesona lewat kontur lembah di kanan kiri bibir pantai. Di sebelah kanan, pengunjung bisa melihat sungai air tawar yang bermuara langsung menuju laut. Pasir pantainya yang putih menghampar, membuat siapa saja betah berlama – lama di sini.

dari atas karang pantai baron

Pemandangan atas pantai baron

kuliner sea food pantai baron

Dua bukit yang mengapit pantai ini merupakan tempat perkemahan yang dapat anda gunakan untuk berpetualang dan menikmati suasana alam Baron pada malam hari. Dari atas bukit tersebut anda dapat menyaksikan pemandangan laut dari atas bukit dan perahu-perahu yang terhampar rapi di pesisir pantai Baron. Perbukitan di kawasan ini sering dipakai untuk lokasi trekking atau lintas alam. Untuk menaiki bukit ini, anda akan tertantang melihat naik turunnya jalan yang terjal yang terdiri dari bebatuan karang.

Lokasi

Pantai Baron terletak di Desa Kemadang Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul Yogyakarata . Berjarak 65 km dari arah Yogyakarta atau 20 km ke arah selatan Wonosari.

.

PANTAI TIMANG

pantai-timang-gunungkidul

Karang Pantai Timang, Habitat para lobster

Pantai Timang Gunungkidul merupakan salah satu pantai yang tersebar di wilayah Gunungkidul. Perjalanan untuk menuju pantai ini sangat menantang. Jalan untuk menuju ke pantai ini sangat terjal dan berbatu. Pantai Timang memiliki pemandangan yang sangat menawan dengan pasir putih yang terhampar bersih disepanjang pesisir pantai ini. Tumbuhan pandan berderet tumbuh subur disekitar pantai ini menambah keindahan panorama Pantai Timang Gunungkidul ini. Pengunjung pantai ini belum sebanyak pantai lainnya yang sudah terkenal sebelumnya sehingga bila anda perhatikan suasana di pantai ini masih terkesan alami.

Bagi travelers yang menyukai petualangan, Pantai Timang adalah destinasi yang tepat bagi kalian. Pantai yang terletak di sebuah pulau yang juga bernama Pulau Timang ini dapat dicapai dengan menggunakan gondola lift atau kereta gantung ala tradisional yang sangat sederhana, terbuat dari kayu dan tambang saja.Tarif yang dikenakan untuk sekali penyeberangan adalah sebesar Rp 100.000,00 atau tergantung dengan nelayan yang melayani kalian di sana. Meskipun biaya yang dikeluarkan tidak sedikit, resiko sepenuhnya tetap ditanggung oleh penumpang. Sensasi ekstrim lain yang disuguhkan Pantai Timang adalah untuk kalian yang hobi memancing atau sekedar ingin merasakan sensasi memancing lobster. Pantai Timang yang terkenal sebagai surga lobster memang sudah tidak diragukan lagi kualitas lobsternya. Sembari beristirahat setelah memancing, kalian juga dapat mencicipi kelezatan lobster olahan khas ala nelayan dari Pantai Timang

KERETA GANTUNG PANTAI TIMANG

KERETA GANTUNG PANTAI TIMANG

.

Rute untuk menuju Pantai Timang

Perjalanan dari Yogyakarta menuju Pantai Timang memakan waktu sekitar 3 jam. Jarak dari kota Wonosari sampai sampai Pulau Timang sekitar 35 km. Wonosari – menuju ke arah Pantai Baron – Pertigaan Mulo – menuju ke arah Pantai Siung – Pasar Dakbong – jalanan berbatu – Pantai Timang

Pantai Kukup

pantai kukup

Pantai Kukup memiliki sebuah keunikan tersendiri dibandingkan pantai-pantai yang berderet di daerah GunungKidul lainnya. Tak kalah menarik dengan Pantai Krakal, di sini pengunjung juga dapat menikmati indahnya berbagai jenis ikan hias air laut yang sangat indah di bibir pantai. Namun, keunikan utamanya terdapat pada sebuah pulau kecil yang biasa disebut dengan Pulau Jumino. Akses menuju pulau tersebut tidaklah sulit, sudah disediakan sebuah jembatan yang dibangun khusus sebagai sarana penyeberangan. Di atas Pulau Jumino terdapat pula sebuah pendopo, di mana pengunjung dapat meyaksikan luasnya Samudera Hindia secara bebas sambil menikmati sejuknya angin pantai.